Aku muak dan capek liat manusia bermuka 2 (dua), selalu anggap dirinya paling benar dan paling bersih padalah manusia dengan muka hantu dan hati iblis. Kata2 ny ibarat embun yang menyejukkan tapi sebenarnya kalo dilihat dengan hati yang jernih semua palsu.
Aku g ngerti kenapa banyak manusia seperti ini dijaman yang serba rumit dengan segala tips dan trik kotor. rela melakukan apa saja hanya demi kenikmatan pribadi walaupun harus mengorbankan orang lain. Tak perduli siapa pun orang nya, asal bisa membahagiakan diri, semua akan dilakukan termasuk berpura2 baik padahal iblis.
Seperti pengalamana seorang teman saya. awalnya dia menganggap kalau temannya teman saya ini (kayak lagu ny iwan fals ja y) adalah orang baik hati, ternyata setelah sekian lama baru disadari ternyata sama ja bejatnya dengan yang lain (walaupun setiap saat selalu tunduk sama sang pencipta, ternyata hatinya busuk). bahasanya sangat harum, tak mau terlibat dengan (katanya) kesalahan sang Pimpinan (dalam benak ny sang pimpinan adalah tidak baik, alasannya karena sang pimpinan g bisa diatur sesuka dia) selalu menghindar dengan kegiatan yang berhubungan dengan pimpinan apalagi yang berhubungan dengan uang. Tapi nyatanya dia merupakan pelaku intelektual penggelapan uang yang selama ini berlangsung namun tidak ada yang mengetahui. dan lebih parahnya lagi, Minta bagian atas proyek yang melibatkan sang pimpinan.
Ini hanya merupakan satu gambaran kepicikan manusia dalam era modern sekarang ini. Semua manusia lupa bahwa dia akan dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah ia lakukan. Kenapa harus menutupi kebejatan di balik kebaikan tutur kata manis. kalo bejat ya bejat aja dan kalo mau baik g usah setengah2.
Komentar
Posting Komentar
Beri komentar dan tanggapan dengan bahasa yang sopan dan santun, Trim's