ada hal yang sangat menggelitik otak dan saraf saya yg memang sudah kacau.
saya jd teringat dengan berbagai model pembelajaran yang ditawarkan oleh para
pemikir pendidikan yang katanya sangat berpendidikan dan ahli tentang pendidikan
beberapa tahun yang lalu kita mengenal sistem CBSA, ada juga KBK terus ada
KTSP. sekarang ada juga di kenal istilah pendidikan berbasis karakter.
pertanyaannya adalah seberapa besar tingkat keberhasilan dari berbagai model pembelajaran tersebut
mengapa kita harus terjebak dalam sebuah situasi yang diciptakan oleh para ahli yang katanya sangat ahli
dalam bidang pendidikan. dimana kreatifitas para guru yang katanya sudah layak untuk menjadi guru
kenapa harus ada silabus, RPP !!!!!
apakah tanpa itu seorang guru berdosa untuk mengajar ?
seberapa efektif perangkat tersebut ?
apakah dengan berbagai model itu siswa akan pintar ?
guru sll berpikir bagaimana supaya pembelajaran tercapai tapi tidak pernah berpikir
apakah siswa nya bisa menerima pembelajaran yang diajarkannya
sistem pembelajaran hanya jebakan untuk membuat siswa makin bodoh dan malas karena guru jadi g kreatif
dan cenderung memikirkan diri sendiri
banyak guru yang tidak pernah berpikir bahwa cara mereka mengajar sangat memuakkan dan tidak menyenangkan
siswa selalu malas dan sangat mengantuk ketika mendengarkan kita mengajar.
masuk kanan keluar kiri, baru mendengar nama guru nya saja murid udah mau muntah
kenapa guru tidak pernah peka dengan keadaan ini, tidak pernah berpikir tentang diri sendiri
kenapa yang difikirkan hanya uang dan uang
uang makan, uang transport, gaji, uang sertifikasi
itu slalu yang dibahas
ini lah kenyataan di negeri ini
negeri yang katanya kaya akan guru
semua orang berlomba menjadi guru dan berharap menjadi PNS dengan gaji dan tunjangan selangit
ini kenyataan akan pendidik anak bangsa
jadi jangan pernah salahkan jika bangsa ini di penuhi dengan manusia2 serakah
jika bangsa ini mau baik
benahi dulu isi kepala para guru
saya jd teringat dengan berbagai model pembelajaran yang ditawarkan oleh para
pemikir pendidikan yang katanya sangat berpendidikan dan ahli tentang pendidikan
beberapa tahun yang lalu kita mengenal sistem CBSA, ada juga KBK terus ada
KTSP. sekarang ada juga di kenal istilah pendidikan berbasis karakter.
pertanyaannya adalah seberapa besar tingkat keberhasilan dari berbagai model pembelajaran tersebut
mengapa kita harus terjebak dalam sebuah situasi yang diciptakan oleh para ahli yang katanya sangat ahli
dalam bidang pendidikan. dimana kreatifitas para guru yang katanya sudah layak untuk menjadi guru
kenapa harus ada silabus, RPP !!!!!
apakah tanpa itu seorang guru berdosa untuk mengajar ?
seberapa efektif perangkat tersebut ?
apakah dengan berbagai model itu siswa akan pintar ?
guru sll berpikir bagaimana supaya pembelajaran tercapai tapi tidak pernah berpikir
apakah siswa nya bisa menerima pembelajaran yang diajarkannya
sistem pembelajaran hanya jebakan untuk membuat siswa makin bodoh dan malas karena guru jadi g kreatif
dan cenderung memikirkan diri sendiri
banyak guru yang tidak pernah berpikir bahwa cara mereka mengajar sangat memuakkan dan tidak menyenangkan
siswa selalu malas dan sangat mengantuk ketika mendengarkan kita mengajar.
masuk kanan keluar kiri, baru mendengar nama guru nya saja murid udah mau muntah
kenapa guru tidak pernah peka dengan keadaan ini, tidak pernah berpikir tentang diri sendiri
kenapa yang difikirkan hanya uang dan uang
uang makan, uang transport, gaji, uang sertifikasi
itu slalu yang dibahas
ini lah kenyataan di negeri ini
negeri yang katanya kaya akan guru
semua orang berlomba menjadi guru dan berharap menjadi PNS dengan gaji dan tunjangan selangit
ini kenyataan akan pendidik anak bangsa
jadi jangan pernah salahkan jika bangsa ini di penuhi dengan manusia2 serakah
jika bangsa ini mau baik
benahi dulu isi kepala para guru
Komentar
Posting Komentar
Beri komentar dan tanggapan dengan bahasa yang sopan dan santun, Trim's