Seorang yang duduk disujud sahur
Menjatuhkan tasbih dan air mata yang saleh
Jendela menyerahkan salam para malaikat
yang melayat antara pena dan dawat
Tapi...
Nasib tak pernah tercatat
Seorang yang duduk, membaca dan mendengarkan
Suara ayat dan cuaca sahur
mengantarkan orang-orang yang tidur
dan benua yang tafakur
Roh pun tercatat dilangit yang terluka
Teriris diatas atap yang tiris
Pahala tumbuh bagai pohonan tubuh
Meski sepasang cuaca senja haru selalu menghampirinya
Meski sepasang kuda kencana menunggu di depan pintu
Nasib lebih mirip pengungsi yang berjalan di malam hari
Kadang menemukan sambil mencari
Kadang menyesali sambil bermimpi
Kadang pada satu saat
Maut begitu sederhana memanggilnya
Sekumpulan malaikat terbang menuju syurga
Memberikan syafaat untuknya
Menjatuhkan tasbih dan air mata yang saleh
Jendela menyerahkan salam para malaikat
yang melayat antara pena dan dawat
Tapi...
Nasib tak pernah tercatat
Seorang yang duduk, membaca dan mendengarkan
Suara ayat dan cuaca sahur
mengantarkan orang-orang yang tidur
dan benua yang tafakur
Roh pun tercatat dilangit yang terluka
Teriris diatas atap yang tiris
Pahala tumbuh bagai pohonan tubuh
Meski sepasang cuaca senja haru selalu menghampirinya
Meski sepasang kuda kencana menunggu di depan pintu
Nasib lebih mirip pengungsi yang berjalan di malam hari
Kadang menemukan sambil mencari
Kadang menyesali sambil bermimpi
Kadang pada satu saat
Maut begitu sederhana memanggilnya
Sekumpulan malaikat terbang menuju syurga
Memberikan syafaat untuknya
Komentar
Posting Komentar
Beri komentar dan tanggapan dengan bahasa yang sopan dan santun, Trim's